Sabtu, 18 Mei 2013

Kolonialisme, Imperalisme, Nasionalisme

Horizontal Scroll: Asslamu’aalaikum Teman-temanku J




kolonialisme, Imerialisme, NasionalismeSaya menulis dan mengumpulkan mengenai Perkembangan Kolonialisme dan Imperalisme Barat di Indonesia dari berbagai sumber, dan dari berbagai masukan dari teman-teman saya. Jika ada kesalahan dalam saya memberikan informasi ini mungkin dari saya, dan jika ada kelebihan mungkin itu dari ALLAH SWT. Karna jika tanpa ridha-Nya mungkin ini tidak bisa saya selesaikan. Dan atas bantuan dari teman-teman saya ucapakan banyak terima kasih. Hanya ALLAH SWT yang dapat membalasnya.
Saya membuat ini karena tugas dari guru saya sekaligus wali kelas saya yang sangat saya kagumi, yaitu Bapak Windu Mahmud S,pd, yang telahmemberikan saya semangat untuk membuat Blog ini dengan baik walaupun belum sempurna.
Saya sangat senang dengan materi yang diberikan ini, karna mungkin banyak anak yang tidak suka dengan sejarah termasuk saya, dan dengan tugas ini saya lebih tau lagi mengenai sejarah yang pernah terjadi sebelum saya lahi dan mungkin orang tua saya juga belum lahir tapi kalau simbah saya lahir belum ya J..J..J..J..J..J..J..? Wah kelamaan terlalu banyak senyumya, ayo kita cari tau tentang sejarah lebih dalam lagi.




















PERKEMBANGAN KOLONIALISMEDAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA
v  LATAR BELAKANG MASUKNYA BANGSA –BANGSA EROPA KE INDONESIA  (AKHIR ABAD -16) :
1.Jatuhnya kota Konstantinopel tahun 1453 ke tangan penguasa
   Turki Usmani >> rempah-rempah langka dan mahal.
2.Kisah perjalanan Marcopolo kedunia Timur (dari Cina melalui lautan) dituangkan dalam buku               
     “Book of Various Eksperiences”
3.Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo (bumi itu bulat)
4.Penemuan Kompas (penunjuk arah mata angin)
5.Semangat Renconguesta : semangat pembalasan terhadap kekuasaan Islam dimanapun yang dijumpainya.
*    Kolonialisme dan Imperialisme
ü Kolonialisme : Paham yang bertujuan menguasai daerah atau bangsa lain untuk memperluas wilayah kekuasaannya dengan menjadikan koloni
ü Imperialisme : Paham yang bertujuan menjajah negara lain guna mendapatkan kekuasaan dan keuntungan
o   Imperialisme ada 2 macam
1. Imperialisme Kuno bertujuan :
l  Mendapatkan logam mulia (gold)
l  Mendapatkan kejayaan bangsa (glory)
l  Menyebarkan ajaran Alkitab (gospel)
2. Imperialisme Modern
l  Mendapatkan daerah penghasil bahan baku industri
l  Mendapatkan daerah pemasaran hasil industri
l  Mendapatkan daerah untuk investasi jangka panjang



   

v PENJELAJAHAN SAMUDERA BANGSA-BANGSA BARAT

1.Bangsa Spanyol
   Tahun 1492 (mulai misi perjalanan) Cristhopurus Columbus  mengajukan permohonan kepada raja Spanyol untuk berlayar mencari
   sumber rempah-rempah di dunia timur,dengan 3
   buah kapal (PINTA,NINA,MARIA) dan 88 orang
   akhirnya tiba di kepulauan Bahama >> jajahan Spanyol

  



       



CRISTHOPORUS COLUMBUS          Gambar kapal Maria, Nina dan Pinta


     







ROUTE PELAYARAN COLUMBUS                        PETA NAVIGASI COLUMBUS


P Sejak Columbus menemukan kepulauan Bahama,maka pelaut-pelaut berikutnya hanya sampai berlayar dikepulauan ini, seperti :
o   Cortez,menduduki Mexico 1519,menakluk-
P suku Indian (Aztec,Maya)
o   Pizzaro 1530 menaklukkan kerajaan Indian di Peru (Inca)

   
 



             





Herman Cortez                               Wilayah Kekuasaan Aztec

       








Wilayah Kekuasaan Peradaban Maya        Wilayah Kekuasaan INCA
     
Wilayah Kekuasaan Herman Cortez                     Fransisco Pizzaro

O Penjelajahan bangsa Spanyol dilanjutkan oleh Ferdinand Magelhaens pada 1519,
O berlayar menuju Hindia Belanda tahun 1520 tiba di Filipina
O Tahun 1521 sampai di Maluku dibawah pimpinan Sebastian Del Cano, sementara Franciscus Xaverius (Pastor) menyebarkan agama Katholik di Ambon, Ternate dan Moratai
O Perjanjian Tordesillas (1486) ?
o   Spanyol berlayar ke arah barat dan Portugis berlayar ke arah timur
O Perjanjian Saragosa (1526) ?
o   Wilayah perdagangan Spanyol adalah Filipina dan wilayah perdagangan Portugis adalah Maluku






    
Ferdinand Magelhaens

2.PENJELAJAHAN BANGSA PORTUGIS

*    Pada tahun 1486 Bartholomius Diaz mencoba mencari jalan keluar untuk menemukan dunia timur (pusat rempah-rempah),namun pelayarannya hanya sampai di ujung Afrika selatan,dan diberi nama Tanjung Pengharapan (Cape
*    of Goad Hope)
*    Pada tahun 1498  Vasco da Gama mengadakan ekspedisi  dan sampai ke Calicut (India),
*    Tahun 1510 berangkat dari India pada tahun 1511 Portugis berhasil menduduki Malaka di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque,
*    Perjalanan dilanjutkan oleh Francisco Serro dan akhirnya pada tahun 1512 berhasil mendapatkan daerah penghasil rempah-rempah yaitu Maluku.
*    Tahun 1512 Portugis sampai Ternate, Maluku dibawah pimpinan Francisco Serro
*    Portugis berusaha melebarkan sayapnya ke Sumatra yang kaya lada tapi gagal karena Kerajaan Aceh mendominasi jalur perdagangan lada
*    Portugis berhasil menjalin hubungan dagang dengan Blambangan, Pasuruhan, Banyuwangi, Solo, Yogyakarta, Banten







            
           Vascoda Gama

Ø Kedatangan Bangsa Belanda
O Jan Huygen Van Linschoten menerbitkan buku yang berjudul “Catatan Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis” (Itinerario naet oost ofte Portugaels Indien).
O Tahun 1595 Belanda berlayar menuju Asia dipimpin Cornelis de Houtman dengan 4 buah kapal sampai di Banten tahun 1596
Ø Kedatangan Bangsa Inggris
*    1600 Ratu Elizabet I merintis pelayaran dagang ke timur.
*    Tahun 1602 tiba di Aceh dipimpin Sir James Lancaster, dilanjutkan ke Banten dan membangun kantor perdagangan
*    Tahun 1604 tiba di Ternate, Tidore, Ambon dan Banda di Maluku dipimpin Sir Henry Middleton
*    Tahun 1811 Pasukan Inggris menyerang wilayah yang dikuasai Belanda dan menang
*    13 Agustus 1814 ada perjanjian London, Inggris harus mengembalikan wilayah Hindia Belanda kepada Pemerintah Belanda dan terlaksana 19 Agustus 1816

JKekuasaan Asing di IndonesiaJ
*Kekuasaan Portugis
J Tahun 1511 tiba di Malaka dan perang dengan Sultan Malaka  yaitu Sultan Mahmud Syah
J Portugis berhasil menguasai Malaka dan  Ternate (1512), tetapi tahun 1575 berhasil diusir dari Maluku oleh Sultan Baabullah (putra Sultan Hairun), kemudian mereka berlayar ke Sumatra dan Jawa
J Sebab diusirnya Portugis dari Maluku : ?
·        Portugis memonopoli perdagangan cengkih sehingga merugikan Ternate
·        Sultan Hairun dibunuh Portugis dengan cara licik di Benteng Sao Paolo
·        Penyebaran agama oleh bangsa Portugis
*Kekuasaan VOC di Indonesia
ÖTahun 1602 terbentuk Perserikatan Maskapai Hindia Timur atau VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) bermarkas di Amsterdam
ÖHakHak Oktrooi) yang diberikan Parlemen Belanda :
1.     Hak memonopoli perdagangan di wilayah antara Amerika Selatan dan Afrika
2.     Hak memiliki angkatan perang dan membangun benteng pertahanan
3.     Hak sebagai wakil pemerintahan Belanda di Indonesia
4.     Hak mengadakan perang dan menjajah
5.     Hak untuk mengikat perjanjian dengan raja-raja Indonesia
6.     Hak untuk mengangkat pegawai
7.     Hak untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri
8.     Hak untuk memungut Pajak
9.     Hal yang dilakukan  VOC dalam memonopoli rempah-rempah :
10.                       Hak Eksteerpasi : Hak untuk mengurangi hasil rempah-rempah dengan cara menebang atau memusnahkan, agar penawaran rempah-rempah terkendali



11.                       Pelayaran Hongi (Hongi Tochtan) : Pengawasan terhadap pelaksanaan monopoli perdagangan di Indonesia
Penyebab Kemunduran VOC
§  Pegawai VOC banyak yang korupsi
§  Wilayah Indonesia sangat luas sehingga perlu biaya besar untuk mengelolanya
§  Persaingan ketat degan kongsi dagang lain yaitu The East India Company/EIC (milik Inggris) yang berkedudukan di Calcuta
§  Biaya perang untuk menumpas perlawanan sporadis dari suku-suku di Indonesia sangat besar
§  VOC bubar tanggal 31 Desember 1799

*Kekuasaan Prancis di Indonesia Masa Gubernur Jenderal Daendels
P 1800 Indonesia dibawah pemerintah Belanda, 1806 Belanda kalah dengan Perancis dipimpin Napoleon Bonaparte dan dia mengangkat adiknya (Leuis Napoleon) menjadi raja di Belanda
P 1806 Perancis (Napoleon Bonaparte ) mengalahkan Belanda, dan menguasai wilayah jajahannya termasuk Indonesia.
P Tahun 1808 Perancis mengangkat Herman William Daendels sebagai Gubernur Jenderal Belanda di Indonesia, tujuannya mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris.



*  Perhatian Daendels :
  •  Membangun Jalan Anyer-Panarukan (+ 1.100 km)
  • JMelaksanakan kerja rodi untuk pekerjaan yang bersifat umum
  • J Membangun angkatan perang
  • J Mencampuri urusan intern kerajaan-kerajaan di Indonesia
  • J Menjalankan sistem pemerintahan diktator
  • J Mencari keuntungan besar melalui perdagangan budak
  • J Tahun 1811 Herman Willem Daendels ditarik ke Belanda, karena menyengsarakan rakyat dan menimbulkan perlawanan di berbagai daerah, dan diganti dengan Jansens
  • J Tahun 1811 Inggris menyerang Batavia dipimpin Lord Minto dan tanggal 18 September 1811 Jansens menandatangani Kapitulasi Tuntang yang berisi penyerahan Batavia kepada Inggris

*Kekuasaan Inggris di Indonesia
*    EIC mengangkat Stamfort Raffles sebagai gubernur Jenderal di Indonesia.
*    Langkah-langkah Raffles :
1.     Membagi pulau Jawa menjadi 16 karesidenan
2.     Mengurangi kekuasaan bupati dengan mengangkat bupati menjadi pegawai pemerintah
3.     Menghilangkan sama sekali bentuk kerja paksa/rodi
4.     Menghapus pelayaran Hongi model VOC
5.     Melarang perbudakan karena tidak sesuai dengan semangat liberalisme
6.     Menghapus segala bentuk penyerahan (upeti)
7.     Memungut sewa tanah/Landrent  sebab tanah dianggap sebagai milik negara
8.     Melaksanakan sistem penjurian dalam peradilan

ÖJasa Raffles dalam pengembangan ilmu pengetahuan :
1.     Meneliti tumbuhan dan menamai temuannya Rafflesia Arnoldi
2.     Membangun kebun raya Bogor
3.     Menulis buku History of Java

*Kekuasaan Kolonial Belanda
·        1814 Konvensi London, Perancis harus mengembalikan status negara-negara jajahan ke kedudukan semula
·        1816 Indonesia dikembalikan ke Belanda kecuali Pulau Bangka, Belitung dan Bengkulu.
·        Akibatnya terjadi perlawanan dari rakyat, seperti perang Diponegoro, Perang Aceh, Perang Padri, Perang Pattimura sehingga kas Belanda menjadi Kosong
·        Van den Bosh mengusulkan sistem Cultuur Stelsel / Tanam Paksa di Pulau Jawa mulai tahun 1830
Ketentuan Tanam Paksa
§  Seperlima bagian tanah milik rakyat yang subur wajib dijadikan lahan bagi tanaman ekspor
§  Tanah tersebut dibebaskan dari pembayaran pajak
§  Hasil panen diserahkan kepada pemerintahan Belanda
§  Apabila taksiran harga hasil panen melebihi pajak, maka kelebihannya menjadi hak rakyat
§  Kegagalan panen ditanggung pemerintah
§  Tenaga kerja yang digunakan tidak boleh melebihi tenaga kerja yang digunakan untuk menanam padi
Ketentuan tanam paksa yang dilanggar Belanda
Ø Tanah yang dijadikan lahan ekspor tidak hanya seperlima tapi seluruhnya
Ø Lahan yang ditanami tanaman ekspor tetap dipungut pajak
Ø Kegagalan panen ditanggung rakyat sendiri bukan pemerintah
Ø Jika taksiran hasil panen melebihi pajak maka kelebihannya itu tidak diberikan kepada rakyat
Ø Tenaga yang digunakan untuk tanam paksa melebihi tenaga untuk menanam padi
Pengaruh Tanam Paksa
*    Rakyat menderita dan kelaparan, karena sebagian besar waktu mereka untuk mengurus tanaman paksa, dan tanaman padi mereka terlantar
*    Sisi positifnya rakyat menjadi tahu tanaman baru yang unggul sebagai komoditas ekspor
Pihak yang menentang tanam paksa
v Kelompok Pemilik Modal
o   mereka mendesak pemerintah belanda menghapus tanam paksa, dan mengizinkan mereka masuk ke Indonesia untuk menanamkan modalnya >> Politik Pintu terbuka
v Golongan Humanis di Belanda :
-         Eduard Douwes Dekker : Asisten Residen, seorang Penulis
-         Van de Venter >> Politik Etis : perbaikan irigasi, edukasi dan transmigrasi
-         Baron Van Hoevel : Pendeta Belanda
-         Kelompok Liberal di negeri Belanda


JPengaruh Kolonialisme dan ImperialismeJ   
                 Jterhadap bangsa IndonesiaJ

*    Bidang Politik
1.     Pamong praja yang dulu berdasarkan garis keturunan diubah menjadi sistem kepegawaian
2.     Jawa menjadi pusat pemerintahan dan membaginya menjadi wilayah perfektur
3.     Hukum yang dulu menggunakan hukum adat diubah menggunakan sistem hukum barat modern
4.     Kebijakan yang diambil raja dicampuri Belanda
*    Bidang Ekonomi
1.     Belanda membuka tambang minyak bumi di Tarakan Kaltim
2.     Belanda membangun rel kereta api untuk memperlancar arus perdagangan
3.     Liberalisme ekonomi
*    Bidang Sosial
1.     Pembentukan status sosial dimana yang tertinggi adalah orang Eropa, Asia dan Timur jauh baru kaum pribumi
2.     Struktur penguasa lokal lenyap
*    Bidang Budaya
1.     Westernisasi menyebar lewat jalur pendidikan dan pemerintahan
2.     Birokrat menggunakan bahasa Belanda sebagai simbol status mereka
3.     Masuknya agama Katholik dan Protestan

Ø Perlawanan Rakyat dan kerajaan di Nusantara melawan Kolonialisme dan Imperialisme
1.     Perlawanan Demak
2.     Perlawanan rakyat Aceh
3.     Perlawanan kerajaan Mataram
4.     Perlawanan Sultan Hasanudin
5.     Perlawanan Pattimura
6.     Perlawanan Paderi
7.     Perang Bone
8.     Perang Diponegoro
9.     Perlawanan Patih Jelantik
10.        Perang Banjar
11.        Perlawanan Sisingamangaraja XII


Sumber:
Materi IPS kelas X SMK Negeri 1 Bantul:Windu Mahmud S,pd
Editan Sendiri.
Ø Perlawanan Rakyat dan kerajaan di Nusantara melawan Kolonialisme dan Imperialisme
1.  Perlawanan DEMAK
Perlawanan Demak terhadap Monopoli perdagangan Portugis di Selat Malaka yang terjadi pada tahun 1512 dan 1513. Dan dipimpin oleh Dipati Unus, akan tetapi gagal, dan Portugis tetap menguasai perdagangan di Selat Malaka. Tahun 1551 dan 1574 Demak kembali menyerang, dipimpin oleh Ratu Kalinyamat, tetapi gagal.
2.     Perlawanan Rakyat ACEH
Perlawanan Aceh yang dipimpin Sultan Iskandar Muda tahun 1607-1636 juga tidak berhasil. Dan Portugis tetap bercokol di Malaka. Tahun 1537, 1539, 1547 Aceh menyerang Portugis dipimpin Alaudin Riwayar Syah tapi gagal.
3.     Perlawanan Kerajaan MATARAM
          Raja Mataram untuk menyatukan seluruh Pulau Jawa terdapat kendala. Keberadaan VOC di Batavia adalah menguasai seluruh Pulau Jawa.
          Sulatan Agung berusaha mengusir VOC. Serangan pertama dilancarkan oleh kerajaan Mataram dipimpin oleh Bahurekso, namun gagal. Serangan lanjutan tahun 1628 dan 1629 oleh Sultan Agung, namun gagal. Karena jarak antara Mataram dan Batavia jauh, kekurangan makanan, persenjataan kurang canggih dan wabah penyakit.
4.     Perlawanan Sultan Hasanuddin
Beberapa hal yang dilakukan Sultan Hasanudin yang tidak disukai VOC :
1.     Menjali persahabatan dengan Maluku yang menjadi lawan VOC.
2.     Secara sembunyi-sembunyi Sultan Hasanudin juga mengirim pasukan ke Maluku untuk membantu memerangi VOC.
3.     Makasar berusaha untuk menjual rempah-rempah selain ke Belanda. Akibatnya terjadi peperangan tahun 1666-1667.
4.     Sultan Hasanudin menolak memonopoli perdagangan oleh Belanda.
Dalam peperangan VOC dibantu Aru Palaka yang merupakan musuh Sultan Hasanuddin. Sultan Hasanuddin kalah dan konsekuensinya harus menandatangani Perjanjian Bongaya, isinya :
1.     VOC memperoleh memonopoli perdagangan di Makasar.
2.     Aru Palaka harus diakui sebagai Raja Bone.
3.     Sultan Hasanuddin harus melepas daerah jajahan
4.     VOC boleh mendirikan Benteng di Makasar.
5.     Perlawanan Patimura (perlawanan MALUKU)
Perlawanan Maluku ke Belanda dipimpin oleh Thomas Mtulesi (Kapitan Pattimura)
*Penyebab terjadinya perlawanan rakyat Maluku.
a. Adanya penindasan dan perlakuan semena-mena dari VOC terhadap masa
    lalu.
b. Pengerahan rakyat untuk dijadikan serdadu Belanda.
c. Dihidupkannya kembalikerja paksa dan penyerahan wajib (upeti) yang sudah sempat dihapus Inggris.
          Penyerbuan diawali pada 15 Mei 1817 dan berhasil menguasai Benteng Deurtede selama 2 bulan. Dipimpin Mayor Beetjs merebut kembali namun gagal. Serangan berikutnya dipimpin oleh Letnan Grool pada tanggal 3 Agustus 1817, akhirnya Belanda berhasil kembali menguasai Benteng Deurtede.
          *Tokoh terkenal lainnya :
- Crhistina Martha Tiahahu, tangan kanan Kapitan Pattimura. Ia adalah ayahnya Paulus Tiahahu, ditangkap Belanda. Ayahnya di hokum mati sedangkan dirinya dibuang ke laut Banda.

6.     Perang Paderi (1821-1837)
Ada 2 golongan yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat Sumatra Barat.
a.     Golongn adat yang banyak berperan sebelum agama Islam berkembang di Sumatra Barat.
b.     Golongan Agamais Lulama yang terkenal dengan sebutan Paderi.
Sebab-sebab terjadinya Perang Paderi adat :
a.     Makin kuatnya perebutan antara kaum adat dan kaum agamais.
b.     Hukum adat yan menekankan asas matrilineal tidak sesuai dengan agama nyang lebih menekankan peranan Patrilineal.
c.       Berkembangnya ajaran adat yang berseberangan dengan kaum agamais, seperti minum-minuman keras, sabung ayam, dan berjudi.
d.     Campur tangan Belanda dalam perebutan pengaruh di masyarakat Sumatra Barat.
Kaum Paderi/agamais di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol menyerang kaum adat. Secara umum Perang Paderi dapat dibagi 3 tahap :
a.     Periode 1821-1825
Dipimpin Letkol Raaf mengerahkan pasukannnya untuk membantu kaum adat. Pasukan Belanda berhasil menguasai tanah datar dan mendirikan Benteng Fort Van Der Capellan.
          Untuk menghindari kerugian yang semakin besar, Belanda dan  Paderi mengadakan Perjajian Padang (1824). Krena perjanjian itu tidak dapat total menghentikan peperangan, untuk itu dilakukan penyempurnaan perjanjian oleh Kolonel Stuers tahun 1825. Isinya perjajian, yaitu :
-         Diadakannya gerakan senjata.
-         Tuanku Imam Bonjol diakui kekuasaannya.
-         Urusan agama di Sumatara Barat tidak lagi dicampuri Belanda.
b.     Periode 1826-1830
Pada periode ini, kosentrasi Belanda terpecah karena pulau Jawa terjadi perang Diponegoro. Untuk memperkuat pertahanannya di Sumatra Barat, Belanda mendirikan Benteng Fort de Kock di Bukit Tinggi.

c.       Periode 1831-1836
Belanda  mengirim prajurit-prajurit Jawa yang berhasil ditangkap pada perang Diponegoro untuk membantu Belanda di Sumatra Barat ke Batavia karena menglhianati Belanda. Thun 1834, pasukan Belanda di bawah pimpinan Cochins dan Michaels berhasil menguasai Bonjol.
Tahun 1837 Tuanku Imam Bojol ditangkap dan diasingkan ke Batavia, Cianjur, Ambon, dan Manado sampai wafat tahun 1864. Setelah perang Paderi, wilayah Sumatra Barat jatuh ke tangan Belanda.
7.     Perang BONE (1824-1825)
Perang Bone pecah tahun 1824-1825. Rakyat Bone dipimpin oleh Sultan Bone. Perlawanan rakyat Bone karena Belanda ingin menguasai Sulawesi Selatan. Setelah Sultan Bone menyatakan diri kalah perang, Bone akhirnya berhasil dikuasai oleh Belanda.
8.     Perang DIPONEGORO
Perang Diponegoro dipimpin oleh pangeran Diponegoro dan dabantu oleh Sentot Ali Basyah, pangeran Mangkubungi, dan Kyai Majo.
  *Penyebab Perang Diponegoro :
  a. Campur tangan Belanda dalam urusan pemerintahan Kerajaan Mataram.
    b. Penciutan wilayah Kerajaan Mataram karena diberikan pada Belanda
sebagai imbalanbantuan yang diberikan.
c.  Pungutan pajak Belanda yang semakin memberatkan.
d. Ketidakpuasan para bangsawan karena banyak berkurangnya hak mereka.
e. Kekuasaan Raja Mataram yang semakin berkurang dan pendapatan kerajaan makin menurun.
f.  Kegiatan perdagangan Mataram merosot karena pelabuhan-pelabuhan di bagian utara Jawa telah dikuasai oleh Belanda.
*Penyebab perang secara khusus adalah rencana pembuatan jalan yang melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro.
~untuk menagkal perlawanan Pangeran Diponegoro, Belanda melakukan langkah-langkah :
a.     Membentuk pasukan kontra Gerilya.
b.     Memecah belah dan menghasut pengikut Pangeran Diponegoro.
c.       Membangun benteng-benteng yang semakin mempersempit pergerakan pasukan Pangeran Diponegoro.
d.     Mengankat Sultan Sepuh sebagai Sultan Yogyakarta.
Dengan tujuan memecah perlawanan rakyat.
*Pengguanaan siasat Benteng Stelsel semakin mempersempit ruang gerak pengikut Pangeran Diponegoro. Setelah terdesak, Pangeran Diponegoro menerima tawanan untuk berunding tanggal 28 Maret 1830 di rumah Residen Kedi di Mgelang.
Nmmun yang terjadi bukan perundingan tetapi Pangeran Diponegoro  ditangkap, lalu dibuang ke Semarang, Batavia, Manado dan Makasar hingga meninggal tgl 8 Mei 1855.
 #Akibat dari perang Diponegoro :
a.     Banyak menghabiskan kas Belanda.
b.     Kekuatan para Raja/bangsawan di Yogyakarta dan Surakarta berkurang.
c.       Belanda mendapatkan beberapa daerah di Yogyakarta dan Surakarta.
9.     Perlawanan Ptih Jelatik/ BALI
Pulau Bali sampai abad 19 kerajaan merdeka yang bebas dari pengaruh bangsa Asing. Belanda tidak senang dengan kemapanan Bali. Sasarau utama Belanda yaitu Kerajaan Buleleng dibawah I Gusti Ketu Jelantik. Kerajaan Buleleng merupakan perlawanan ke Belanda tahun 1846 dan penyebabnya adalah.
a.     Hukum Tawan Karang tidak dikui oleh BELANDA.
b.     Belanda memaksa raja-raja Bali untuk mengakui kedaulatannya.
c.       Belanda ingin memonopoli  perdagangan.
    Pertempuran dengan kekalahan KERAJAAN Buleleng dari tahun 1846-1849. Hukum tawan Karang dihabusnbdan perdagangan di Bali dikuasai Belanda.
10.                     Perang Banjar/KALIMANTAN
       Perang Banjar pecah karena campur tangan Belanda dalam urusan Kerajaan. Pangeran Amir yang seharusnya jadi raja dihalangi Belanda dan menempatkan pangeran Nala menjadi raja. Merasa berhutang budi, Pangeran Nala menyerahkan wilayah Kerajaan Banjar pada Belanda.
        Rakyat Banjar melakukan perlawanan yang dipimpin oleh Pangeran Antasari sampai ia wafat tahun 1862. Dan perlawanan dilanjutkan anak-anaknya untuk membebaskan Banjar dari pengaruh Belanda.
11.                     Perlawanan Sisingamangaraja XII (Tapanuli)
Sisingamangaraja XII merupakan raja ke-12 dan berpengaruh luas di Tapanuli dan sekitarnya.
*Sebab Sisingamangaraja XII melakukan perlawanan ke Belanda :
a. Pengaruh Sisingamangaraja semakin kecil
b. Adanya Zending (misi penyebaran agama Kristen) di Tapanuli dan sekitarnya.
c. Belanda memperluas kekuasaannnya dalam rangka Pax Netherlandies.
*Penyebab khusus perlawanan adalah Kegemaran
        Sisingamangaraja aatas penempatan pasukan Belanda di Tarutung dengan dalih melindungi penyebaran agama dan kekuasaan Belanda menang dalam perang dan diakhiri dengan gugurnya Sisingamangaraja XII tahun 1907. Dan akhirnya Tapanuli dikuasai Belanda.








Horizontal Scroll: Asslamu’aalaikum Teman-temanku J
Saya menulis dan mengumpulkan mengenai Perkembangan Kolonialisme dan Imperalisme Barat di Indonesia dari berbagai sumber, dan dari berbagai masukan dari teman-teman saya. Jika ada kesalahan dalam saya memberikan informasi ini mungkin dari saya, dan jika ada kelebihan mungkin itu dari ALLAH SWT. Karna jika tanpa ridha-Nya mungkin ini tidak bisa saya selesaikan. Dan atas bantuan dari teman-teman saya ucapakan banyak terima kasih. Hanya ALLAH SWT yang dapat membalasnya.
Saya membuat ini karena tugas dari guru saya sekaligus wali kelas saya yang sangat saya kagumi, yaitu Bapak Windu Mahmud S,pd, yang telahmemberikan saya semangat untuk membuat Blog ini dengan baik walaupun belum sempurna.
Saya sangat senang dengan materi yang diberikan ini, karna mungkin banyak anak yang tidak suka dengan sejarah termasuk saya, dan dengan tugas ini saya lebih tau lagi mengenai sejarah yang pernah terjadi sebelum saya lahi dan mungkin orang tua saya juga belum lahir tapi kalau simbah saya lahir belum ya J..J..J..J..J..J..J..? Wah kelamaan terlalu banyak senyumya, ayo kita cari tau tentang sejarah lebih dalam lagi.




















PERKEMBANGAN KOLONIALISMEDAN IMPERIALISME BARAT
                   DI INDONESIA
v  LATAR BELAKANG MASUKNYA BANGSA –BANGSA EROPA KE INDONESIA  (AKHIR ABAD -16) :
1.Jatuhnya kota Konstantinopel tahun 1453 ke tangan penguasa
   Turki Usmani >> rempah-rempah langka dan mahal.
2.Kisah perjalanan Marcopolo kedunia Timur (dari Cina melalui lautan) dituangkan dalam buku               
     “Book of Various Eksperiences”
3.Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo (bumi itu bulat)
4.Penemuan Kompas (penunjuk arah mata angin)
5.Semangat Renconguesta : semangat pembalasan terhadap kekuasaan Islam dimanapun yang dijumpainya.
*    Kolonialisme dan Imperialisme
ü Kolonialisme : Paham yang bertujuan menguasai daerah atau bangsa lain untuk memperluas wilayah kekuasaannya dengan menjadikan koloni
ü Imperialisme : Paham yang bertujuan menjajah negara lain guna mendapatkan kekuasaan dan keuntungan
o   Imperialisme ada 2 macam
1. Imperialisme Kuno bertujuan :
l  Mendapatkan logam mulia (gold)
l  Mendapatkan kejayaan bangsa (glory)
l  Menyebarkan ajaran Alkitab (gospel)
2. Imperialisme Modern
l  Mendapatkan daerah penghasil bahan baku industri
l  Mendapatkan daerah pemasaran hasil industri
l  Mendapatkan daerah untuk investasi jangka panjang







       






             NICOLAUS COPERNICUS                                                         GALILEO





        

                               







v PENJELAJAHAN SAMUDERA BANGSA-BANGSA BARAT

1.Bangsa Spanyol
   Tahun 1492 (mulai misi perjalanan) Cristhopurus Columbus  mengajukan permohonan kepada raja Spanyol untuk berlayar mencari
   sumber rempah-rempah di dunia timur,dengan 3
   buah kapal (PINTA,NINA,MARIA) dan 88 orang
   akhirnya tiba di kepulauan Bahama >> jajahan Spanyol
  



       





P Sejak Columbus menemukan kepulauan Bahama,maka pelaut-pelaut berikutnya hanya sampai berlayar dikepulauan ini, seperti :
o   Cortez,menduduki Mexico 1519,menakluk-
P suku Indian (Aztec,Maya)
o   Pizzaro 1530 menaklukkan kerajaan Indian di Peru (Inca)
   
 



             





Herman Cortez                               Wilayah Kekuasaan Aztec

       








Wilayah Kekuasaan Peradaban Maya        Wilayah Kekuasaan INCA
     
Wilayah Kekuasaan Herman Cortez                     Fransisco Pizzaro

O Penjelajahan bangsa Spanyol dilanjutkan oleh Ferdinand Magelhaens pada 1519,
O berlayar menuju Hindia Belanda tahun 1520 tiba di Filipina
O Tahun 1521 sampai di Maluku dibawah pimpinan Sebastian Del Cano, sementara Franciscus Xaverius (Pastor) menyebarkan agama Katholik di Ambon, Ternate dan Moratai
O Perjanjian Tordesillas (1486) ?
o   Spanyol berlayar ke arah barat dan Portugis berlayar ke arah timur
O Perjanjian Saragosa (1526) ?
o   Wilayah perdagangan Spanyol adalah Filipina dan wilayah perdagangan Portugis adalah Maluku






    
Ferdinand Magelhaens

2.PENJELAJAHAN BANGSA PORTUGIS

*    Pada tahun 1486 Bartholomius Diaz mencoba mencari jalan keluar untuk menemukan dunia timur (pusat rempah-rempah),namun pelayarannya hanya sampai di ujung Afrika selatan,dan diberi nama Tanjung Pengharapan (Cape
*    of Goad Hope)
*    Pada tahun 1498  Vasco da Gama mengadakan ekspedisi  dan sampai ke Calicut (India),
*    Tahun 1510 berangkat dari India pada tahun 1511 Portugis berhasil menduduki Malaka di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque,
*    Perjalanan dilanjutkan oleh Francisco Serro dan akhirnya pada tahun 1512 berhasil mendapatkan daerah penghasil rempah-rempah yaitu Maluku.
*    Tahun 1512 Portugis sampai Ternate, Maluku dibawah pimpinan Francisco Serro
*    Portugis berusaha melebarkan sayapnya ke Sumatra yang kaya lada tapi gagal karena Kerajaan Aceh mendominasi jalur perdagangan lada
*    Portugis berhasil menjalin hubungan dagang dengan Blambangan, Pasuruhan, Banyuwangi, Solo, Yogyakarta, Banten







            
           Vascoda Gama

Ø Kedatangan Bangsa Belanda
O Jan Huygen Van Linschoten menerbitkan buku yang berjudul “Catatan Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis” (Itinerario naet oost ofte Portugaels Indien).
O Tahun 1595 Belanda berlayar menuju Asia dipimpin Cornelis de Houtman dengan 4 buah kapal sampai di Banten tahun 1596
Ø Kedatangan Bangsa Inggris
    1600 Ratu Elizabet I merintis pelayaran dagang ke timur.
*    Tahun 1602 tiba di Aceh dipimpin Sir James Lancaster, dilanjutkan ke Banten dan membangun kantor perdagangan
*    Tahun 1604 tiba di Ternate, Tidore, Ambon dan Banda di Maluku dipimpin Sir Henry Middleton
    Tahun 1811 Pasukan Inggris menyerang wilayah yang dikuasai Belanda dan menang

*    13 Agustus 1814 ada perjanjian London, Inggris harus mengembalikan wilayah Hindia Belanda kepada Pemerintah Belanda dan terlaksana 19 Agustus 1816

JKekuasaan Asing di IndonesiaJ
*Kekuasaan Portugis
J Tahun 1511 tiba di Malaka dan perang dengan Sultan Malaka  yaitu Sultan Mahmud Syah
J Portugis berhasil menguasai Malaka dan  Ternate (1512), tetapi tahun 1575 berhasil diusir dari Maluku oleh Sultan Baabullah (putra Sultan Hairun), kemudian mereka berlayar ke Sumatra dan Jawa
J Sebab diusirnya Portugis dari Maluku : ?
·        Portugis memonopoli perdagangan cengkih sehingga merugikan Ternate
·        Sultan Hairun dibunuh Portugis dengan cara licik di Benteng Sao Paolo
·        Penyebaran agama oleh bangsa Portugis
*Kekuasaan VOC di Indonesia
ÖTahun 1602 terbentuk Perserikatan Maskapai Hindia Timur atau VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) bermarkas di Amsterdam
ÖHak-hak VOC (Hak Oktrooi) yang diberikan Parlemen Belanda :
1.     Hak memonopoli perdagangan di wilayah antara Amerika Selatan dan Afrika
2.     Hak memiliki angkatan perang dan membangun benteng pertahanan
3.     Hak sebagai wakil pemerintahan Belanda di Indonesia
4.     Hak mengadakan perang dan menjajah
5.     Hak untuk mengikat perjanjian dengan raja-raja Indonesia
6.     Hak untuk mengangkat pegawai
7.     Hak untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri
8.     Hak untuk memungut Pajak
9.     Hal yang dilakukan  VOC dalam memonopoli rempah-rempah :
10.                       Hak Eksteerpasi : Hak untuk mengurangi hasil rempah-rempah dengan cara menebang atau memusnahkan, agar penawaran rempah-rempah terkendali
11.                       Pelayaran Hongi (Hongi Tochtan) : Pengawasan terhadap pelaksanaan monopoli perdagangan di Indonesia
Penyebab Kemunduran VOC
§  Pegawai VOC banyak yang korupsi
§  Wilayah Indonesia sangat luas sehingga perlu biaya besar untuk mengelolanya
§  Persaingan ketat degan kongsi dagang lain yaitu The East India Company/EIC (milik Inggris) yang berkedudukan di Calcuta
§  Biaya perang untuk menumpas perlawanan sporadis dari suku-suku di Indonesia sangat besar
§  VOC bubar tanggal 31 Desember 1799

*Kekuasaan Prancis di Indonesia Masa Gubernur Jenderal Daendels
P 1800 Indonesia dibawah pemerintah Belanda, 1806 Belanda kalah dengan Perancis dipimpin Napoleon Bonaparte dan dia mengangkat adiknya (Leuis Napoleon) menjadi raja di Belanda
P 1806 Perancis (Napoleon Bonaparte ) mengalahkan Belanda, dan menguasai wilayah jajahannya termasuk Indonesia.
P Tahun 1808 Perancis mengangkat Herman William Daendels sebagai Gubernur Jenderal Belanda di Indonesia, tujuannya mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris.



*  Perhatian Daendels :
J Membangun Jalan Anyer-Panarukan (+ 1.100 km)
J Melaksanakan kerja rodi untuk pekerjaan yang bersifat umum
J Membangun angkatan perang
J Mencampuri urusan intern kerajaan-kerajaan di Indonesia
J Menjalankan sistem pemerintahan diktator
J Mencari keuntungan besar melalui perdagangan budak
J Tahun 1811 Herman Willem Daendels ditarik ke Belanda, karena menyengsarakan rakyat dan menimbulkan perlawanan di berbagai daerah, dan diganti dengan Jansens
J Tahun 1811 Inggris menyerang Batavia dipimpin Lord Minto dan tanggal 18 September 1811 Jansens menandatangani Kapitulasi Tuntang yang berisi penyerahan Batavia kepada Inggris

*Kekuasaan Inggris di Indonesia
*    EIC mengangkat Stamfort Raffles sebagai gubernur Jenderal di Indonesia.
*    Langkah-langkah Raffles :
1.     Membagi pulau Jawa menjadi 16 karesidenan
2.     Mengurangi kekuasaan bupati dengan mengangkat bupati menjadi pegawai pemerintah
3.     Menghilangkan sama sekali bentuk kerja paksa/rodi
4.     Menghapus pelayaran Hongi model VOC
5.     Melarang perbudakan karena tidak sesuai dengan semangat liberalisme
6.     Menghapus segala bentuk penyerahan (upeti)
7.     Memungut sewa tanah/Landrent  sebab tanah dianggap sebagai milik negara
8.     Melaksanakan sistem penjurian dalam peradilan

ÖJasa Raffles dalam pengembangan ilmu pengetahuan :
1.     Meneliti tumbuhan dan menamai temuannya Rafflesia Arnoldi
2.     Membangun kebun raya Bogor
3.     Menulis buku History of Java

*Kekuasaan Kolonial Belanda
·        1814 Konvensi London, Perancis harus mengembalikan status negara-negara jajahan ke kedudukan semula
·        1816 Indonesia dikembalikan ke Belanda kecuali Pulau Bangka, Belitung dan Bengkulu.
·        Akibatnya terjadi perlawanan dari rakyat, seperti perang Diponegoro, Perang Aceh, Perang Padri, Perang Pattimura sehingga kas Belanda menjadi Kosong
·        Van den Bosh mengusulkan sistem Cultuur Stelsel / Tanam Paksa di Pulau Jawa mulai tahun 1830
Ketentuan Tanam Paksa
§  Seperlima bagian tanah milik rakyat yang subur wajib dijadikan lahan bagi tanaman ekspor
§  Tanah tersebut dibebaskan dari pembayaran pajak
§  Hasil panen diserahkan kepada pemerintahan Belanda
§  Apabila taksiran harga hasil panen melebihi pajak, maka kelebihannya menjadi hak rakyat
§  Kegagalan panen ditanggung pemerintah
§  Tenaga kerja yang digunakan tidak boleh melebihi tenaga kerja yang digunakan untuk menanam padi
Ketentuan tanam paksa yang dilanggar Belanda
Ø Tanah yang dijadikan lahan ekspor tidak hanya seperlima tapi seluruhnya
Ø Lahan yang ditanami tanaman ekspor tetap dipungut pajak
Ø Kegagalan panen ditanggung rakyat sendiri bukan pemerintah
Ø Jika taksiran hasil panen melebihi pajak maka kelebihannya itu tidak diberikan kepada rakyat
Ø Tenaga yang digunakan untuk tanam paksa melebihi tenaga untuk menanam padi
Pengaruh Tanam Paksa
*    Rakyat menderita dan kelaparan, karena sebagian besar waktu mereka untuk mengurus tanaman paksa, dan tanaman padi mereka terlantar
*    Sisi positifnya rakyat menjadi tahu tanaman baru yang unggul sebagai komoditas ekspor
Pihak yang menentang tanam paksa
v Kelompok Pemilik Modal
o   mereka mendesak pemerintah belanda menghapus tanam paksa, dan mengizinkan mereka masuk ke Indonesia untuk menanamkan modalnya >> Politik Pintu terbuka
v Golongan Humanis di Belanda :
-         Eduard Douwes Dekker : Asisten Residen, seorang Penulis
-         Van de Venter >> Politik Etis : perbaikan irigasi, edukasi dan transmigrasi
-         Baron Van Hoevel : Pendeta Belanda
-         Kelompok Liberal di negeri Belanda


JPengaruh Kolonialisme dan ImperialismeJ   
                 Jterhadap bangsa IndonesiaJ

*    Bidang Politik
1.     Pamong praja yang dulu berdasarkan garis keturunan diubah menjadi sistem kepegawaian
2.     Jawa menjadi pusat pemerintahan dan membaginya menjadi wilayah perfektur
3.     Hukum yang dulu menggunakan hukum adat diubah menggunakan sistem hukum barat modern
4.     Kebijakan yang diambil raja dicampuri Belanda
*    Bidang Ekonomi
1.     Belanda membuka tambang minyak bumi di Tarakan Kaltim
2.     Belanda membangun rel kereta api untuk memperlancar arus perdagangan
3.     Liberalisme ekonomi
*    Bidang Sosial
1.     Pembentukan status sosial dimana yang tertinggi adalah orang Eropa, Asia dan Timur jauh baru kaum pribumi
2.     Struktur penguasa lokal lenyap
*    Bidang Budaya
1.     Westernisasi menyebar lewat jalur pendidikan dan pemerintahan
2.     Birokrat menggunakan bahasa Belanda sebagai simbol status mereka
3.     Masuknya agama Katholik dan Protestan

Ø Perlawanan Rakyat dan kerajaan di Nusantara melawan Kolonialisme dan Imperialisme
1.     Perlawanan Demak
2.     Perlawanan rakyat Aceh
3.     Perlawanan kerajaan Mataram
4.     Perlawanan Sultan Hasanudin
5.     Perlawanan Pattimura
6.     Perlawanan Paderi
7.     Perang Bone
8.     Perang Diponegoro
9.     Perlawanan Patih Jelantik
10.        Perang Banjar
11.        Perlawanan Sisingamangaraja XII


Sumber:
Materi IPS kelas X SMK Negeri 1 Bantul:Windu Mahmud S,pd
Editan Sendiri.
Ø Perlawanan Rakyat dan kerajaan di Nusantara melawan Kolonialisme dan Imperialisme
1.  Perlawanan DEMAK
Perlawanan Demak terhadap Monopoli perdagangan Portugis di Selat Malaka yang terjadi pada tahun 1512 dan 1513. Dan dipimpin oleh Dipati Unus, akan tetapi gagal, dan Portugis tetap menguasai perdagangan di Selat Malaka. Tahun 1551 dan 1574 Demak kembali menyerang, dipimpin oleh Ratu Kalinyamat, tetapi gagal.
2.     Perlawanan Rakyat ACEH
Perlawanan Aceh yang dipimpin Sultan Iskandar Muda tahun 1607-1636 juga tidak berhasil. Dan Portugis tetap bercokol di Malaka. Tahun 1537, 1539, 1547 Aceh menyerang Portugis dipimpin Alaudin Riwayar Syah tapi gagal.
3.     Perlawanan Kerajaan MATARAM
          Raja Mataram untuk menyatukan seluruh Pulau Jawa terdapat kendala. Keberadaan VOC di Batavia adalah menguasai seluruh Pulau Jawa.
          Sulatan Agung berusaha mengusir VOC. Serangan pertama dilancarkan oleh kerajaan Mataram dipimpin oleh Bahurekso, namun gagal. Serangan lanjutan tahun 1628 dan 1629 oleh Sultan Agung, namun gagal. Karena jarak antara Mataram dan Batavia jauh, kekurangan makanan, persenjataan kurang canggih dan wabah penyakit.
4.     Perlawanan Sultan Hasanuddin
Beberapa hal yang dilakukan Sultan Hasanudin yang tidak disukai VOC :
1.     Menjali persahabatan dengan Maluku yang menjadi lawan VOC.
2.     Secara sembunyi-sembunyi Sultan Hasanudin juga mengirim pasukan ke Maluku untuk membantu memerangi VOC.
3.     Makasar berusaha untuk menjual rempah-rempah selain ke Belanda. Akibatnya terjadi peperangan tahun 1666-1667.
4.     Sultan Hasanudin menolak memonopoli perdagangan oleh Belanda.
Dalam peperangan VOC dibantu Aru Palaka yang merupakan musuh Sultan Hasanuddin. Sultan Hasanuddin kalah dan konsekuensinya harus menandatangani Perjanjian Bongaya, isinya :
1.     VOC memperoleh memonopoli perdagangan di Makasar.
2.     Aru Palaka harus diakui sebagai Raja Bone.
3.     Sultan Hasanuddin harus melepas daerah jajahan
4.     VOC boleh mendirikan Benteng di Makasar.
5.     Perlawanan Patimura (perlawanan MALUKU)
Perlawanan Maluku ke Belanda dipimpin oleh Thomas Mtulesi (Kapitan Pattimura)
*Penyebab terjadinya perlawanan rakyat Maluku.
a. Adanya penindasan dan perlakuan semena-mena dari VOC terhadap masa
    lalu.
b. Pengerahan rakyat untuk dijadikan serdadu Belanda.
c. Dihidupkannya kembalikerja paksa dan penyerahan wajib (upeti) yang sudah sempat dihapus Inggris.
          Penyerbuan diawali pada 15 Mei 1817 dan berhasil menguasai Benteng Deurtede selama 2 bulan. Dipimpin Mayor Beetjs merebut kembali namun gagal. Serangan berikutnya dipimpin oleh Letnan Grool pada tanggal 3 Agustus 1817, akhirnya Belanda berhasil kembali menguasai Benteng Deurtede.
          *Tokoh terkenal lainnya :
- Crhistina Martha Tiahahu, tangan kanan Kapitan Pattimura. Ia adalah ayahnya Paulus Tiahahu, ditangkap Belanda. Ayahnya di hokum mati sedangkan dirinya dibuang ke laut Banda.

6.     Perang Paderi (1821-1837)
Ada 2 golongan yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat Sumatra Barat.
a.     Golongn adat yang banyak berperan sebelum agama Islam berkembang di Sumatra Barat.
b.     Golongan Agamais Lulama yang terkenal dengan sebutan Paderi.
Sebab-sebab terjadinya Perang Paderi adat :
a.     Makin kuatnya perebutan antara kaum adat dan kaum agamais.
b.     Hukum adat yan menekankan asas matrilineal tidak sesuai dengan agama nyang lebih menekankan peranan Patrilineal.
c.       Berkembangnya ajaran adat yang berseberangan dengan kaum agamais, seperti minum-minuman keras, sabung ayam, dan berjudi.
d.     Campur tangan Belanda dalam perebutan pengaruh di masyarakat Sumatra Barat.
Kaum Paderi/agamais di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol menyerang kaum adat. Secara umum Perang Paderi dapat dibagi 3 tahap :
a.     Periode 1821-1825
Dipimpin Letkol Raaf mengerahkan pasukannnya untuk membantu kaum adat. Pasukan Belanda berhasil menguasai tanah datar dan mendirikan Benteng Fort Van Der Capellan.
          Untuk menghindari kerugian yang semakin besar, Belanda dan  Paderi mengadakan Perjajian Padang (1824). Krena perjanjian itu tidak dapat total menghentikan peperangan, untuk itu dilakukan penyempurnaan perjanjian oleh Kolonel Stuers tahun 1825. Isinya perjajian, yaitu :
-         Diadakannya gerakan senjata.
-         Tuanku Imam Bonjol diakui kekuasaannya.
-         Urusan agama di Sumatara Barat tidak lagi dicampuri Belanda.
b.     Periode 1826-1830
Pada periode ini, kosentrasi Belanda terpecah karena pulau Jawa terjadi perang Diponegoro. Untuk memperkuat pertahanannya di Sumatra Barat, Belanda mendirikan Benteng Fort de Kock di Bukit Tinggi.

c.       Periode 1831-1836
Belanda  mengirim prajurit-prajurit Jawa yang berhasil ditangkap pada perang Diponegoro untuk membantu Belanda di Sumatra Barat ke Batavia karena menglhianati Belanda. Thun 1834, pasukan Belanda di bawah pimpinan Cochins dan Michaels berhasil menguasai Bonjol.
Tahun 1837 Tuanku Imam Bojol ditangkap dan diasingkan ke Batavia, Cianjur, Ambon, dan Manado sampai wafat tahun 1864. Setelah perang Paderi, wilayah Sumatra Barat jatuh ke tangan Belanda.
7.     Perang BONE (1824-1825)
Perang Bone pecah tahun 1824-1825. Rakyat Bone dipimpin oleh Sultan Bone. Perlawanan rakyat Bone karena Belanda ingin menguasai Sulawesi Selatan. Setelah Sultan Bone menyatakan diri kalah perang, Bone akhirnya berhasil dikuasai oleh Belanda.
8.     Perang DIPONEGORO
Perang Diponegoro dipimpin oleh pangeran Diponegoro dan dabantu oleh Sentot Ali Basyah, pangeran Mangkubungi, dan Kyai Majo.
  *Penyebab Perang Diponegoro :
  a. Campur tangan Belanda dalam urusan pemerintahan Kerajaan Mataram.
    b. Penciutan wilayah Kerajaan Mataram karena diberikan pada Belanda
sebagai imbalanbantuan yang diberikan.
c.  Pungutan pajak Belanda yang semakin memberatkan.
d. Ketidakpuasan para bangsawan karena banyak berkurangnya hak mereka.
e. Kekuasaan Raja Mataram yang semakin berkurang dan pendapatan kerajaan makin menurun.
f.  Kegiatan perdagangan Mataram merosot karena pelabuhan-pelabuhan di bagian utara Jawa telah dikuasai oleh Belanda.
*Penyebab perang secara khusus adalah rencana pembuatan jalan yang melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro.
~untuk menagkal perlawanan Pangeran Diponegoro, Belanda melakukan langkah-langkah :
a.     Membentuk pasukan kontra Gerilya.
b.     Memecah belah dan menghasut pengikut Pangeran Diponegoro.
c.       Membangun benteng-benteng yang semakin mempersempit pergerakan pasukan Pangeran Diponegoro.
d.     Mengankat Sultan Sepuh sebagai Sultan Yogyakarta.
Dengan tujuan memecah perlawanan rakyat.
*Pengguanaan siasat Benteng Stelsel semakin mempersempit ruang gerak pengikut Pangeran Diponegoro. Setelah terdesak, Pangeran Diponegoro menerima tawanan untuk berunding tanggal 28 Maret 1830 di rumah Residen Kedi di Mgelang.
Nmmun yang terjadi bukan perundingan tetapi Pangeran Diponegoro  ditangkap, lalu dibuang ke Semarang, Batavia, Manado dan Makasar hingga meninggal tgl 8 Mei 1855.
 #Akibat dari perang Diponegoro :
a.     Banyak menghabiskan kas Belanda.
b.     Kekuatan para Raja/bangsawan di Yogyakarta dan Surakarta berkurang.
c.       Belanda mendapatkan beberapa daerah di Yogyakarta dan Surakarta.
9.     Perlawanan Ptih Jelatik/ BALI
Pulau Bali sampai abad 19 kerajaan merdeka yang bebas dari pengaruh bangsa Asing. Belanda tidak senang dengan kemapanan Bali. Sasarau utama Belanda yaitu Kerajaan Buleleng dibawah I Gusti Ketu Jelantik. Kerajaan Buleleng merupakan perlawanan ke Belanda tahun 1846 dan penyebabnya adalah.
a.     Hukum Tawan Karang tidak dikui oleh BELANDA.
b.     Belanda memaksa raja-raja Bali untuk mengakui kedaulatannya.
c.       Belanda ingin memonopoli  perdagangan.
    Pertempuran dengan kekalahan KERAJAAN Buleleng dari tahun 1846-1849. Hukum tawan Karang dihabusnbdan perdagangan di Bali dikuasai Belanda.
10.                     Perang Banjar/KALIMANTAN
       Perang Banjar pecah karena campur tangan Belanda dalam urusan Kerajaan. Pangeran Amir yang seharusnya jadi raja dihalangi Belanda dan menempatkan pangeran Nala menjadi raja. Merasa berhutang budi, Pangeran Nala menyerahkan wilayah Kerajaan Banjar pada Belanda.
        Rakyat Banjar melakukan perlawanan yang dipimpin oleh Pangeran Antasari sampai ia wafat tahun 1862. Dan perlawanan dilanjutkan anak-anaknya untuk membebaskan Banjar dari pengaruh Belanda.
11.                     Perlawanan Sisingamangaraja XII (Tapanuli)
Sisingamangaraja XII merupakan raja ke-12 dan berpengaruh luas di Tapanuli dan sekitarnya.
*Sebab Sisingamangaraja XII melakukan perlawanan ke Belanda :
a. Pengaruh Sisingamangaraja semakin kecil
b. Adanya Zending (misi penyebaran agama Kristen) di Tapanuli dan sekitarnya.
c. Belanda memperluas kekuasaannnya dalam rangka Pax Netherlandies.
*Penyebab khusus perlawanan adalah Kegemaran
        Sisingamangaraja aatas penempatan pasukan Belanda di Tarutung dengan dalih melindungi penyebaran agama dan kekuasaan Belanda menang dalam perang dan diakhiri dengan gugurnya Sisingamangaraja XII tahun 1907. Dan akhirnya Tapanuli dikuasai Belanda.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar